Mr. Lelet
Randy adalah seorang anak yang sekarang duduk
dibangku kelas 3 SMP yang hidup hanya bersama bundanya dan Ayahnya sudah
meninggal. Mr. Lelet adalah sapaan akrab bagi Randy. Dan Randy pun tak bisa
mangkir dari sapaan itu karena Ya, itu lah kenyataannya, tetapi walaupun Randy
lelet dia merupakan anak yang pintar. Sapaan itu berawal dari Randy masih duduk
di kelas 1 SMP.
Suatu pagi yang cerah, yang pada hari itu adalah
hari senin dan itulah hari pertama untuk Randy memakai seragam putih biru.
Terdengar suara Bunda Randy yang dengan sabar membangunkan Randy dari mimpi
indah yang terlalu panjang.
Bunda : (memanggil
dengan lembut) Randy … bangun, nak !! Sholat dulu, nak !!
Randy :
(menjawab dengan lemas) Iya bun … bentar lagi bun …
Bunda : (menarik
nafas panjang dan memanggil sekali lagi) Randy … bangun nak !! cepetan sholat !!
Randy : (masih
dengan suara yang lemas) ya bunda … bentar lagi ! Randy bakalan bangun !
Bunda : (pergi ke
kamar Randy dengan wajah kesal) (membuka pintu) Randy bangun … cepet Randy,
nanti kamu telat lo pergi sekolah hari ini kan hari pertama masuk sekolah
sayang dan kamu nggak SD lagi.
Randy :
(tersentak dari tidurnya) oh yaa .. lupa bun, Randy pikir sekarang masih libur
Bunda :
(menggeleng) Randy ... Randy. Cepetan ke kamar mandi sholat dulu.
Randy : Ya, bun
…
Randy bergegas ke kamar
mandi untuk mengambil wudhu’, sholat, lalu bergegas mandi dan berpakaian putih
birunya. Walaupun bergegas ternyata Randy belum beruntung dan terlambat.
Randy : (sedang berpakaian dengan wajah cemas) Bun
… sekarang jam berapa ?
Bunda : (menyiapkan sarapan pagi) udah jam 7 kurang
20 !
Randy :
(makin cemas dan berbicara sendiri) waduuuhhh ….. mampus gua bisa-bisa gua
telat nih.
Bunda :
(selesai menyiapkan sarapan pagi) Ran … sarapan dulu ya !
Randy :
(bergegas menuruni tangga) Ngga’ deh bun … udah telat.
Bunda :
(menghela nafas) tapi bawa bekal ya !
Randy :
(mengerutkan dahi) ngga’ ahh bun … Randy kan cowok ! masa cowok bawa bekal,
bikin malu aja !
Bunda :
(gemas dan mengacaukan rambut Randy) Dasar !! trus sarapan ini buat siapa, anak
ganteng ?
Randy :
(kesal) ahhh bunda ini, rambut Randy jadi berantakan ! ya terserah bunda !
(bergegas kedepan rumah) ahhh udah Randy pergi dulu ya bun !
Bunda :
(tersenyum) iyaaa sayang …
Randy :
Assalamualaikum
Bunda :
wa’alaikum salam … Hati-hati ya nak !!
*****
Randy
bergegas pergi kedepan rumah untuk menunggu bus angkutan kota yang biasa di
tumpangi oleh Randy.
Randy : (galau) duhh lama banget sih ! Bus gua
mohon cepet dong !
(berteriak)
busss cepetannnnn !!!
Akhirnya
sebuah bus berhenti tepat didepan Randy.
Randy : (tersenyum) akhirnyaaaa (berbicara didalam
hati) tapi kayaknya gua pasti telat deh, mampus gua ! (memukul kepala sendiri)
duhh kok gua bisa telat kayak gini sih ! dasar begok !
Setelah
10 menit diperjalanan akkhirnya Randy tiba disekolah baru nya SMP Tunas Bangsa.
Ternyata benar dugaan Randy, dia terlambat.
Randy : (bingung) kok ngga’ ada orang ya ?
(berfikir sejenak) waduuhhh Randy lo begok banget sih ? itu berarti lo telat begok
! (berlari ke suatu barisan).
Ternyata
keterlambatan Randy diketahui oleh salah satu pengurus OSIS yang bernama Kesha.
Kesha : (Bertanya kepada Randy) dek, kamu telat
kan ?
Randy : (Terkejut dan menunduk) eehh … Iya kak
Kesha : (terheran) hari pertama kok bisa telat
?
Randy : (menunduk) Bangunnya telat kak trus tadi
dapet bus kotanya lama.
Kesha : (mengeluarkan kertas kecil) Ya udah,
trus nama kamu siapa ?
Randy
: (menjawab polos) Randy satria putra
kak.
Kesha : (mencatat nama Randy) baiklah … tapi
kamu barisnya disana ya! (menunjuk ke sudut barisan)
Randy : (berpindah tempat) ya kak …
Selang
beberapa menit pengurus-pengurus OSIS berdiskusi tentang keterlambatan Randy.
Kesha : (menghampiri Danny, Candy,
dan Jhony) guys … ada yang telat tuh !
Jhony : (heran) kok baru awal sekolah masih ada
yang telat ya ?
Kesha : (mrngangkat bahu)
Danny : (menyela pembicaraan) iya ya … kok udah
telat aja ?
Candy : (berhenti menguyah
mekanannya) emang kelas 7 or 8 ?
Kesha : (berpikir sejenak)
kayaknya kelas 7 deh, soalnya baru kelihatan.
Jhony : (berdiri) udah ahhh yuk kesana ! (Candy,
Kesha, dan Danny mengikuti dari belakang)
Kakak-kakak
pengurus pun pergi menghampiri Randy yang tengah lesu. Dan saat itulah Randy
bertemu dengan 3 cowok yang menamakan Genk mereka JB Face yang udah dikenal dan
disegani siswa-siswa SMP Tuns Bangsa walaupun baru awal sekolah.
Jhony : (menghampiri Randy dan berbicara dengan
tegas) kenapa telat dek ?
Randy : (menunduk malu) ketiduran
kak trus bus nya lama kak.
Tiba-tiba
terdengar dari kejauhan suara JB Face genk yang beranggotaka Daniel keturunan
amerika, Robert keturunan eropa dan satu keturunan korea bernama Lee yang sudah
lama tinggal di Indonesia. Dan Genk ini diketuai oleh Daniel.
Daniel : (tersenyum sinis) look
that boy, guys ! awal sekolah udah telat !
Lee : (menyela pembicaran denga logt koreanya) nde (bahasa korea = iya) … cowok kok lelet
Robert : (tertawa sinis) (diikuti oleh seluruh siswa)
Randy : (menunduk dan menahan rasa
marah)
Candy : (mengggeleng) besok jangan
telat lagi ya, dek !
Randy : ya kak …
Danny : (menyela) kalau telat lagi hukumannya
tambah berat lo !
Randy : ya kak …
Dan
akhirnya tibalah pengumuman yang sangat mendebarkan jantunng Randy yaitu
pengumuman apakah kelas yang akan dia tempati dan akan diumumkan oleh Ibu Wakil
kesiswaan. Tidak disangka Randy harus sekelas dengan Genk JB Face.
Ibu
Wakes : (tersenyum) Baiklah anak-anak Ibu
akan mengumumkan dimanakah kelas yang akan kalian duduki. Ibu akan memulai dari
kelas 7.1 diawali dari nama Anggun Putri, Daniel Pattinson
Daniel
: (tersenyum sombong) allright guys
Ibu
wakes : (melanjutkan pengumuman) Lee
Sungjong
Randy : (berdo’a dalam hati) semoga gua !
Ibu
wakes : Randy Satria putra, Robert Mahone (hingga
26 nama dan menyebutkan nama-nama kelas lain)
Randy : (bersyukur) Alhamdulillah
Robert : (sombong) we know that will happen, guys !
Murid-murid
kelas 7 langsung memasuki ruangan masing-masing sepeti yang telah diumumkan
oleh Ibu wakil kesiswaan. Dan Randy duduk disebelah anak pintar yang bernama
Anggun Putri. Dan disebelah mereka adalah JB Face Genk.
Randy : (duduk disebelah Anggun dan menyapa)
Hi, gua Randy, kalo loe ?
Anggun : (tersenyum) Hi, panggil aja gua Anggun !
Randy : (melanjutkan perkenalan) loe dari SD
mana ?
Anggun : (Tersenyum) mmmm dari SD karya bakti,
loe sendiri ?
Randy : (membalas senyuman Anggun) Ooohh gua
dari SD mekar jaya.
Tiba-tiba
Daniel memulai pembicaraan dengan memcaci Randy.
Daniel : (memperlihatkan wajah sombong) eeehhh
lihat tuh, Guys ! Yang duduk disebelah kita yang telat tadi ya ?
Lee : (berbicara dengan logat koreanya) iya
tuh … awal pelajaran kok bisa telat ya ? bikin malu !
(diikuti
tawa seluruh siswa)
Randy : (menahan malu dan marah)
Anggun : (menggeleng) cowok kok kayak cewek sih !
(melihat pada Randy) lo Sabar aja ya ! mereka emang kayak gitu !
Randy : ( menegakkan kepala) pasti …
Akhirnya
setelah kurang lebih 6 jam mereka mengikuti pelajaran Bel panjang tanda jam
pelajaran berakhir pun berbunyi. Terdengar seluruh kelas bersorak.
Randy : (lega) huhh Akhirnya !
Anggun : (melihat Randy) gua duluan ya Ran !
Randy : (Tersenyum) ok nggun !
*****
Besoknya
datang Randy kembali kesekolah denga keadaan kebali terlambat hingga seminggu
berjalan. Dan itu membuat teman-teman Randy pun bingung tetapi membuat JB Face
Genk senang. Dan dari sanalah Mr. lelet berasal.
Daniel
: (terheran) heyyy you ! lo kenapa sih ? telat mulu lo !
Randy : (hanya terdiam)
Robert : (menyambungDaniel) lo Mr. Lelet ya ?
Daniel : (tertawa terbahak) good ide, bro ! (memperkeras suara)
Guhys ! sekarang nama anak lelet ini nggak
Randy tapi loe semua harus panggil dia Mr.lelet !
Lee : (sinis) great !
Nama
Mr. Lelet langsung melekat pada Randy dalam sekejap. Semua siswa 7.1
mersoorak-sorai menyuarakan Mr. Lelet. Pada pelajaran B.indonesia yaitu Drama,
Randy harus menerima kenyataan yaitu berja sama dengan JB Face Genk.
Ibu
guru : (menyucapkan salam dan
memberikan materi tentang Drama) baiklah anak-anak Ibu akan membagi kalian
menjadi beberapa kelompok untuk menampilkan sebuah drama !
Siswa : (mengeluh) Baiklah buuuu
Ibu : (melihat absen kelas) Randy
kamu bekerja sama dengan Daniel, Robert, dan Lee ya !
Randy : (mengeluh dan lesu) duhhh kenapa
gua harus sama mereka sihh ?
Anggun : (melihat Randy) sabar aja Ran !
Randy : (tersenyum)
Bel
tanda berakhirnya pelajaran pun berbunyi. Randy bergegas keluar dari
perkarangan sekolah.
*****
Ketika sampai dirumah Bunda pun
terheran melihat sikap Randy.
Bunda : (heran) Randy … kamu kenapa nak ?
Randy : (menjawab menjawab dengan
lesu) Ngga’ ada bun !
Bunda : (menenangkan Randy) bener nih ?
Randy : (tak bersemangat) Iya
bundaaaa
Bunda : (menghampiri Randy) kalo ada masalah
cerita sama bunda aja !
Randy : (menunduk) Bun, kenapa sih
Randy lelet dalam sekala hal ?
Bunda : (heran) lelet gimana ?
Randy : udah seminggu ini Randy
telat mulu bun !
Bunda : (mencoba menenangkan Randy) Randy ! Kamu
harus berusaha untuk menghilangka sifat itu, nak ! Jangan menyalahkan diri
sendiri.
Randy : (hanya terdiam dan pergi ke kamar
nya)
*****
Siang
harinya Randy bergegas pergi kembali kesekolah untuk latihan Drama bersama JB
Face Genk.
Lee : (Heran) tumben loe ngga’ telat ?
Daniel : ohh iya ya … Tumben !
Randy : (menghela nafas) ya udah … latihannya
kapan ?
Robert : (nada tinggi) ya sekarang lah !
Pada saat latihan Daniel pergi keluar untuk membeli
sedikit makanan sedangkan Lee dan Robert
sibuk dengan urusan memamerkan barang-barang baru mereka.
Daniel :
(memegang perut) ehhh gua laper nih ! gua keluar bentar ya ! beli makanan !
Robert & Lee : Ok bro !
Robert & Lee : Ok bro !
*****
Selang beberapa menit terjadi
kecelakaan di depan SMP Tunas Bangsa. Tapi, itu tidak membuat Robert dan Lee
kaget mereka terus saja melanjutkan kegiatan mereka. Tapi karena penasaran
Randy bergegas keluar untuk melihat kejadian itu. Betapa kagetnya Randy
ternyata Daniel tergeletak lemas di tengah jalan.
Randy : (berteriak) Daniellllll !!!! tolonggggg
(mengambil telepon genggam dan langsung
menelpon Ambulance)
5 menit
kemudian Ambulance datang dan mengangkat Daniel yang lemah. Dan Randy duduk di
samping Daniel yang lemah. Sesampainya di Rumah Sakit Dokter langsung menolong
Daniel.
Dokter : (keluar ruangan) keluarga Daniel ?
Randy : (kaget dan menangis) saya temannya dok !
Dokter : (menenangkan Randy) jangan cemas ! keadaanya
baik-baik saja tidak terlalu parah. Dan kami sudah menghubungi Orang tua
Daniel. Silahkan masuk kedalam ruangan Daniel ingin bertemu dengan kamu !
Randy : (masih menangis) iya dok ! (memasuki
ruangan Daniel)
Daniel : (tertawa) eehhh Mr. lelet
lo kenapa nagis ? cengeng lo !
Randy : (menghapus air mata) siapa
yang nangis gua cuma kelilipan kok !
Daniel : (tertawa) jangan bohong
deh lo !
Randy : (meninggihkan nada suara)
Ngga’, Gua ngga’ bohong kok ! (membelakangi Daniel)
Daniel : (lemah) thak’s
ya bro ! walaupun lo Mr. Lelet tapi lo ngga’ lelet nolongin gua !
Randy : (terdiam)
Daniel : (merasa bersalah) sorry ! forgive me bro ! gua udah jahat
selama ini ke lo !
Randy : (membalikkan badan dan
menatap Daniel) gua udah maafin lo kok Dan !
Daniel : (menunduk) Ran, would you be my bestfriend ? gua selama
ini kesepian Ran!
Randy : (bingung) trus Robert ama
Lee ? bukannya mereka anggota Genk lo ?
Daniel : (menunduk) Iya … tapi mereka sibuk sendiri
!
Randy : (tersenyum) pasti gua jadi
bestfriend loe kok !
Daniel : (senang) thank’s bro !
Randy : (berjalan dn memeluk
Daniel)
Daniel : (tersenyum lega)
Beberapa
menit kemudian datang lah keluarga Daniel bersama Robert dan Lee. Keluarga
Daniel pergi menemui Dokter sedangkan Robert dan Lee masuk keruangan Daniel.
Robert : (menyesal) sorry bro ! kita ngga’ tau kalo lo yang kcelakaan.
Daniel : (marah) lo telat !
Lee : (menyesal) Mianhe (maaf) , D !
Daniel : (marah) lo telattttt !!!
Randy : (menengahi) Udahlah Dan ! mereka kan udah
menyesal telat nolongin lo !
Lee dan
Robert : (menunduk)
Daniel : (terdiam)
Lee : (semakin menyesal) maafin gua bro !
Randy : maafin aja Dan !
Daniel : (tersenyum) ya udah gua maafin kalian
Akhirnya
setelah seminggu di Rumah Sakit Daniel keluar dari Rumah Sakit dan kembali ke
sekolah. Dan akhirnya Daniel, Robert, Lee ditambah Randy menjadi teman baik.
Tetapi panggilan Mr. lelet masih melekat pada Randy. Tapi, Randy sekarang bisa
menanggapi itu semua dengan senyman karena ada teman baiknya yang selalu baik
dan menerima Randy yaitu Daniel, Robert, dan Lee. Lama kelamaan Randy pun bisa
menghilangkan sifat buruknya itu berkat Daniel. Dan mereka berteman baik hingga
sekarang dan mereka sekarang telah duduk di kelas 3 SMP.
Dan
mereka berencana untuk melanjutkan ke sekolah lanjutan atas yang sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar